ASNIYATI HANIFAH

Personal Blog Asniyati Hanifah, Kata yang Penuh Makna adalah Kata yang Bermanfaat.

ASNIYATI HANIFAH

Personal Blog Asniyati Hanifah, Kata yang Penuh Makna adalah Kata yang Bermanfaat.

ASNIYATI HANIFAH

Personal Blog Asniyati Hanifah, Kata yang Penuh Makna adalah Kata yang Bermanfaat.

ASNIYATI HANIFAH

Personal Blog Asniyati Hanifah, Kata yang Penuh Makna adalah Kata yang Bermanfaat.

ASNIYATI HANIFAH

Personal Blog Asniyati Hanifah, Kata yang Penuh Makna adalah Kata yang Bermanfaat.

Tampilkan postingan dengan label Asyiknya Magang di Puspadanta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asyiknya Magang di Puspadanta. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 April 2015

Asyiknya Magang di Puspadanta Minggu ke- 4

Pengalaman yang Tak Terlupakan

Tiga minggu sudah terlampaui prakerin di Puspadanta. Asyiknya tak terbayangkan. Ilmu pun tak terhitung banyaknya. Pada minggu ke empat ini aku mempunyai banyak ilmu dan pengalaman baru yang kudapat. Nah pada minggu keempat ini aku mendapat ilmu dan pengalaman edit poster garda, edit tayangan sudut jogja & jateng, liputan feature, dan liputan ke Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.
Gambar 4.1 Take Shoot Feature
Senin tanggal 23 Maret 2015 aku di Puspadanta mendapat tugas membuat poster garda. Tugas ini sudah aku cicil hari sabtu yang lalu. Nah hari senin ini aku bersama garda ku foto di ruang green screen untuk foto poster. Hemz sampai siang akhirnya selesai juga fotonya. Setelah foto kami bergantian menggunakan komputer untuk mengedit poster. Aku bingung mau membuat layout p[oster seperti  apa, namun itu tak berlarut-larut. Aku pun segera mendapat solusi dan ide. Akhirnya poster ku pun selesai. Dan sudah siap untuk melanjutkan tugas selanjutnya.
Nah pada hari selasa aku mendapat tugas mengedit tayangan sudut jogja & jateng yang akan ditayangkan hari rabu mendatang. Aku serius dan fokus mengeditnya karena itu untuk tayangan televsi kesempatan menegedit inilah salah satu kebanggaan ku. Disinilah aku berlatih untuk belajar serius dalam mengedit video. Dan ini juga akan dilihat oleh khalayak umum. Aku sih sudah bisa mengedit video Cuma kekurangan ku dalam segi waktu. Aku belum bisa mengerjakan dalam waktu yang cepat. Nah dengan kesempatan-kesempatan inilah aku bisa melatih diriku untuk belajar mengedit dengan cepat dan deadline waktu yang sudah ditentukan.
Karena penggunaan komputer harus bergiliran setiap dua jam sekali aku bergantian dengan teman ku. Disela-sela aku harus bergantian aku mengerjakan tugas ku membuat narasi feature. Aku mengambil obyek Monumen Perjuangan TNI AU Ngotho. Aku browsing semua tentang monument dan segera aku buat narasi.  Nah hari Selasa ini aku pun selesai membuat narasi. Namun editing video ku belum selesai maksimal. Nah aku selesaikan di hari rabunya.
Aktivitas selanjutnya di hari Rabu tepatnya tanggal 24 Maret 2015 aku melanjutkan editingku dan menilaikan ke Mas Tyas. Ehem akhirnya finish juga dan tinggal di mastering sama mas Ikang. Selesai sudah tugas editingku. Senang sekali editing kedua ku bisa ditayangkan lagi di televisi.
Nah pada hari berikutnya yakni, Kamis dan Jumat aku menemani teman ku take shoot feature. Yakni ke Manding dan juga Kasongan. Nah pada liputan ini aku punya pengalaman yang tak terlupakan nih kawan. Ternyata untuk  bersosialisasi dengan masyarakan umum itu tidaklah mudah. Contohnya di Manding ada perusahaan yang menerima kedatangan kami dengan hormat dan ada juga yang menerima kami dengan cuek.  Tapi yam au bagaimana lagi inikan tugas, kita harus belajar menghormati orang tersebut dalam keadaan apapun. Tapi setelah kami berusaha ramah tamah ternyata pemilik usahanya juga ramah kepada kita. Yes berhasil deh kita bisa bersosialisasi dengan orang lain. Yah walaupun awalnya menyakitkan hati tapi akhirnya bisa meluluhkan sifat cuek pemilik usaha tersebut.
Lain halnya dengan di Manding di Kasongan orang-orangnya baik pemilik usaha maupun karyawan pada ramah tamah, disini kami enjoy sekali take shoot videonya. Tapi apadaya, ternyata baru sebentar disini hujan mengguyur dengan derasnya. Yah-yah tidak bisa melanjutkan take shoot video dah. Apa lagi jalannya banjir. Kami pun berteduh diemper rumah warga, nah disitu tuh kebetulan jalan tikungan. Dan saat banjir airnya menggenang dalam kira-kira selutut orang dewasa. Setiap ada motor atau mobil yang lewat airnya bergelombang besar. Sambal bergurau nih bayangkan saja kita baru di pinggir pantai, emzzz. Eh… eh… tiba-tiba ada pengendara itu motornya macet. Yang bikin ketawa tugh pengendaranya berkendara cepat dan sombong gitu eh… eh… tiba-tiba macet. Ha… ha… ha… pada ketawa semua. Euish pengalaman yang tak terlupakan banget.
Nah kemudian di hari Sabtu aku satu garda di tugaskan untuk ikut liputan di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Baru kali ini kami ditugaskan liputan satu garda. Nah sesampainya di UST kami dibagi menjadi tiga kelompok. Asri di ruang satu, aku dan Rina di ruang dua, dan Asri dan laras di ruang tiga. Awalnya tegang banget karena baru pertama kali ini ikutan liputan dinas. Apalagi ini acara lomba. Seperti apa ya lombanya? Itulah yang kami pikirkan. Udahlah yang penting masuk ruangan apa aja yang ada di dalam di tulis.
Wah ternyata ini lomba inovasi teknologi mahasiswa. Asyik banget bisa tambah pengetahuan banyak sekali. Mereka mempunyai inovasi yang unik-unik. Tipe presentasi pun  berbeda-beda. Kebetulan banget aku juga minggu depan akan mengikuti lomba karya ilmiah. Yah lumayan bisa menambah pengetahuan. Jadi aku besok bisa lebih siap.
Lomba inovasi teknologi mahasiswa ini diikuti delapan universitas. Ide-idenya sangat unik dan menarik. Mereka pun sangat antusias mengikuti lombanya. Lombanya itu tidak menegangkan karena jurinya pun juga sambal canda tawa gitu  jadi acara lebih unik dan menarik. Lomba ini selesai sampai pukul 12.00 WIB. Biasalah kalau liputan pasti mendapat makanan. Karena aku puasa aku pulang duluan sama Pak Nono.
Di perjalanan pulang pun asyik banget diajak cerita gitu sama Pak Nono. Selain itu juga diberi beberapa pengetahuan tentang feature, tempat pariwisata dll. Aku juga diajak menengok di gedung puspadanta dua yang masih dalam tahap pembangunan. Disitu bercanda tawa gitu sama pak tukang. Wuish pengalaman yang benar-benar tak terlupakan.

Inilah asyiknya magang di Puspadanta selain mendapat ilmu juga mendapat berbagai pengalaman yang bisa buat bekal di masa depan. Yang tak terlupakan nih juga bisa berkeliling Jogja, jadi bisa lebih mengenal Kota kita tercinta daerha Istimewa Yogyakarta.

Rabu, 15 April 2015

Asyiknya Magang di Puspadanta Minggu Ke-3


Puspadanta… inilah tempat aku prakerin. Disinilah tempat aku memperoleh banyak ilmu baru. Disini itu tempatnya asyik lho kawan. Orang-orangnya kece-kece, gokil, humoris dll pokoknya asyik banget kawan. sampai-sampai tidak terasa kalau aku sudah tiga minggu prakerin disini. Ilmu-ilmu yang didapatkan pun juga sangat bermanfaat untuk bekal ku dimasa depan. Apalagi dimasa depan aku ingin melanjutkan di bidang broadcasting juga. Tiga minggu berlalu banyak sekali ilmu yanga ku dapat, wuih apalagi kalau satu tahun atau pun lebih. Tak hanya ilmu yang ku dapat tapi juga pengalaman yang tak terlupakan. Detik demi detik berlalu, menit demi menit berlalu, jam demi jam berlalu, hari demi hari pun juga berlalu hingga tidak terasa telah melalui hari prakerin selama tiga minggu. Disamping waktu yang berlalu tiada henti aku pun juga menerima ilmu yang tiada henti. Ilmu yang ku dapat ini akan kujadikan bekal dimasa depan ku. Mulai dari awal aku masuk prakerin di Puspadanta ini aku menerima beberapa ilmu diantaranya yaitu: menulis narasi, olah vocal, recording, edit cover DVD, edit label DVD, edit video dengan adobe premier, titling, coundown, edit program cerdas, pembentukan garda, tugas feature dll. Banyak sekali ilmu baru yang di dapatkan disini bagaikan air yang mengalir tiada henti. Di Puspadanta ini selain dilatih ketrampilan, peserta didik juga dilatih untuk menjadi anak yang kreatif, mandiri, bekerja sama, dan profesional. Untuk mengembangkan peserta didik supaya bisa menjadi anak yang memiliki sifat kerjasama yang bagus, di Puspadanta ini anak magang dibuat berkelompok atau yang biasa disebut dengan garda. Garda ini merupakan suatu kelompok dibawah naungan Puspadanta untuk memproduksi berbagai karya. Di garda inilah anak-anak dilatih untuk meningkatkan kerjasama, kreativitas, dan profesional supaya bisa lebih berkompeten nantinya dalam dunia usaha. Pembentukan garda ini tepatnya hari kamis tanggal 19 Maret 2015. Sebelum pembentukan garda, kami semua mengamati tayangan sudut jogja & jateng. Cieehhh ternyata editan ku minggu lalu ditayangkan. Senang banget rasanya editanku pertama kali ditayangkan televisi. Terima kasih banyak Puspadanta.

Asyiknya Magang di Puspadanta Minggu Ke-3
Gambar 3.2 Foto Garda
Dalam pembentukan garda ini aku masuk di garda Autentik. Garda ini terdiri dari lima anak, yakni aku, Rina, Asri, Riska dan Laras. Setelah di bagi kelompok oleh Pak Ali, kami di tugaskan untuk membentuk kepengurusan supaya kegiatan garda bisa lebih terencana. Aku pun juga terpilih sebagai ketuanya. Dengan dibentuknya garda ini aku harus mulai mengerjakan semua tugas bersama, dan selalu menjaga keutuhan garda. Hari itu juga kami disuruh membuat logo, visi, misi, motto, tugas kepengurusan kemudian dibuat presentasi. Kami pun segera menyelesaikan tugas itu bersama-sama, sekitar dua sampai tiga jam garda ku sudah selesai. Nah tinggal membuat presentasinya. Presentasi pun dikerjakan dengan dibagi tugas supaya adil semua mengerjakan. Walaupun masih awal pembentukan garda tapi kami sudah akrab banget.
Esok harinya tepatnya hari jumat tanggal 20 Maret 2015, kami satu garda berkumpul untuk menyatukan tugas yang telah di bagi. Wah tidak menyangka sudah selesai dan tinggal mempresentasikan. Hari itu sedah selesai semua tugas gardanya. Setelah satu tugas selesai disini tidak menganggur kawan. Di waktu lengah kami membuat cerita pengalaman selama kami prakerin di Puspadanta ini. Ini juga termasuk tugas kawan. Yah lumayan kan untuk mengisi waktu lengah, daripada tidak ada kegiatan.
Awalnya mau menceritakan pengalaman tentang apa ya? Bingung gitu, selama dua minggu lagi, nah ditambah karena begitu banyaknya ilmu dan pengalaman yang sudah aku dapatkan. Tapi kan disini aku punya catatan dan penilaian kegiatan harian jadi bisa cukup membantu. Aku ceritakan pengalamanku mulai dari awal aku prakerin di Puspadanta, materi-materi yang aku dapatkan, jerih payah dalam menyelesaikan tugas dll. Nah karena aku juga suka menulis cerita aku ceritakan semua yang telah aku dapatkan di Puspadanta secara rinci. Kira-kira aku buat sampai enam lembar kalau tidak salah. Setelah selesai cerita ini di kirim ke Pak Ali melalui email. Satu tugas sudah selesai juga.
Nah hari sorenya kami disuruh berkumpul ke ruang atas untuk presentasi garda. Ehem penasaran nih seperti apa ya peresentasinya, apakah seperti di sekolah apa tidak ya? Terjawab sudahlah pertanyaan-pertanyaan itu, presentasinya sih seperti di sekolah tapi lebih seru kawan. Disini semua aktif dan sangat antusias. Setiap garda pun presentasi tak mau kalah dengan garda yang lain. Ada juga nih yang suka jail, memberikan pertanyaan-pertanyaan ngaco, he… he… he… contohnya aku. Biar tambah seru ya banyak sih yang bertanya ngaco-ngaco, eh sempat membuat tegang juga lho karena ada yang gak bisa menjawab pertanyaan. Selain anak-anak prakerin di situ juga ada Mas Ikang dan Mas Tyas yang juga ikut menyaksikan presentasi dan memberikan pertanyaan. Setiap garda yang presentasi di beri pertanyaan sampai semua anggota garda angkat bicara untuk menjawab. Kalau belum bicara semua presentasi tidak boleh ditutup. Nah disitulah kami juga diajarkan untuk berlatih berbicara di depan banyak orang. Sampai-sampai kami pulang pukul 20.00 WIB untuk menyelesaikan semua presentasi. Setelah itu sudah lega deh, hari berikutnya tinggal menyelesaikan tugas selanjutnya.
Keesokan harinya tepatnya hari sabtu tanggal 21 Maret 2015 aku piket, jadi aku berangkat pagi-pagi. Aku piket bertiga, yakni bersama Asri dan Vina. Setelah selesai membersihkan ruangan Puspadanta aku ke kantin untuk membeli sarapan. Karena berangkat pagi jadi belum sempat sarapan di rumah. Emzz baru enak-enaknya menikmati roti sama susu coklat, aku dipanggil Erlin dan Ima. Ternyata aku diajak bunda untuk liputan di Rumah Dinas Bantul dalam rangka AMT SD Unggulan Aisyah. Aku liputan bersama Farida, Ima, dan Erlin. Disana aku berlatih take shoot video dan wawancara. Ciehh asyik banget.
Selain bisa berlatih take shoot video disana juga memperhatikan Bunda ketika mengisi acara AMT. Wuish terenyuh bisa meneteskan air mata. Kata-kata yang disampaikan Bunda wuih menyentuh hati banget. Eh… eh… jadi keingat AMT waktu SMP. Aku, Erlin, dan Farida ikut meneteskan air mata terlarut dalam motivasi dari Bunda. Emz… terima kasih Bunda atas kesempatan liputan dan motivasi yang telah diberikan.
Asyiknya Magang di Puspadanta Minggu Ke-3
Gambar 3.3 Poster Tempat Wisata
Sepulang liputan sama Bunda, sesampainya di Puspadanta melihat anak-anak pada sibuk. Aku bertanya “Eh kok pada sibuk, ada tugas apa?”. Mereka menjawab “ohh… ini ada tugas membuat poster tempat wisata, dikumpulkan pukul 15.00 WIB. Huhuh aku pun ikutan terburu-buru juga. Aku mengajak Farida ke warnet untuk mencari gambar tempat wisata. Aku bingung mau mengambil obyek apa, karena semua anak tidak boleh ada yang sama. Hemzz akhirnya aku mengambil obyek Masjib Tuban, Malang. Masih bingung juga layoutnya mau seperti apa. Karena posternya harus berisi sembilan gambar. Coba bayangkan! Bingung juga kan?? Tuing… tuing… tuing…. Heheh akhirnya dapat ide juga. Gambar masjid tuban longshot dari depan dan aku tambahkan foto orang yang sedang berkunjung. Kemudian  sembilan gambar lainnya aku tata di belakang dan aku tambahkan sedikit kata-kata. Hemzz finish juga.
Karena hari itu hari sabtu, anak Klaten pada mau pulang ke rumahnya masing-masing. Ya aku sebagai ketua garda, aku menilaikan semua poster anggota ku. Cieehhh sudah ke ACC semua dan aku mendapat nilai B+. Setelah poster sudah dinilai semua, berhubung komputer tidak dipakai aku gunakan untuk melanjutkan tugas selanjutnya yaitu membuat poster garda. Emzz sampai maghrib akhirnya aku memutuskan untuk pulang. Poster pun sudah jadi layoutnya. Besok hari seninnya tinggal menambahkan foto.
Tidak ada satu minggu aja ilmu dan pengalamannya banyak banget kan kawan?. Nih pada minggu selanjunya aku masih punya banyak cerita tentang ilmu dan pengalaman yang aku dapat. Mau tau seperti apa? Yuk simak cerita minggu selanjutnya.

Senin, 13 April 2015

Asyiknya Magang di Puspadanta Minggu ke-3

Tak Seperti yang Ku Duga
        
    Prakerin, inilah program sekolah yang aku jalani saat ini. Aku jalani prakerin ini dengan asyik, seru dan penuh kebersamaan yang harmonis. Hingga tak terasa dua minggu telah terlewati. Sampai tak sadar kalau aku telah menerima banyak ilmu baru. Ilmu tersebut pun terus mengalir dan terus bertambah tiada henti.
Gambar 3.1 Edit Titling dan Coundown
      Memasuki minggu ke tiga ini aku menerima materi baru dari Pak Ali, yaitu membuat titling dan coundown. Biasalah kita berkumpul di ruang atas untuk pembelajaran materi. Tapi ini perintah berkumpulnya tiba-tiba. Di ruang ini semua anak prakerin merasa tegang, aku berfikir  “Ada apa ya kok tiba-tiba disuruh berkumpul?”. Anak-anak sudah pada takut, dikira mau dimarahi atau apa karena ada beberapa tugas yang belum selesai. Pak Ali membuka pertemuan dengan serius. Anak-anak prakerin pun serius banget memperhatikannya. Setelah salam Pak Ali sambil senyum-senyum gitu. Eh... eh... ternyata pada pertemuan ini Pak Ali akan menyampaikan ilmu baru, yaitu titling dan coundown text.
Pada pertemuan ini Pak Ali menyampaikan materi secara detail , mulai dari awal sampai akhir. Sampai sekarang pun aku masih ingat bagaimana cara membuatnya. Untuk yang titling kita harus memasukkan logo sekolah, nama sekolah, nama kita, durasi, dan keterangan kalau itu untuk  tugas akhir. Adapun cara pembuatan titlingnya sebagai berikut:
1      1. Mencari background, logo, dan backsound yang akan digunakan.
2     2.  Kemudian buka aplikasi adob premier.
3      3. Import background, logo, dan backsound yang akan digunakan.
4      4. Insert background ke tool timeline.
5      5. Buat title: nama sekolah, nama kita, durasi, dan text “Tugas Akhir Prakerin”.
6     6.  Insert title logo dengan layout paling atas dan bagian tengah, tambahkan effect sesuai keinginan.
7    7. Kemudian insert title nama sekolah, nama kita, durasi, dan text “Tugas Akhir Prakerin” tambahkan effect sesuai keinginan.
8     8.  Insert backsound
Nah sekiranya seperti itu cara membuat titling, sedangkan untuk membuat countdown berikut caranya:
1    1.  Buat title dengan tulisan angka 1-5, dengan layout ditengah, ukuran 80%.
2   2. Insert title tersebut secara berurutan dari title angka 1-5. Semua title ditambahkan effect zoom pada depannya dan effect cross zoom pada belakangnya.
3  3. Nah countdown sudah jadi, jika ingin mempercantik bisa ditambahkan juga animasi yang dapat dibuat di aplikasi adob after effect.
Wuish caranya sih memamng simpel, tapi kalau kita benar-benar bisa mengembangkan dengan kreatif hasilnya pun akan lebih maksimal. Nah pada tugas ini anak-anak prakerin sangat antusias. Karena tugas ini anak-anak prakerin baru asyik-asyiknya belajar adob premier. Selain itu pemakaian komputer juga sudah dibagi berdasarkan garda. Jadi ya pada rebut-rebutan gitu jadinya. Tapi dengan seperti ini kita bisa belajar management waktu.
Sehari usai akhirnya satu garda ku sudah selesai semua mengerjakan titling dan countdown. Nah habis maghrib tinggal menilaikan ke Pak Ali. Cieh… cieh… Alhamdulillah semua anggota garda ku sudah ke ACC semua. Nah aku pun juga mendapatkan nilai B+.
Kesimpulannya nih, kita tidak boleh menduga yang tidak-tidak sebelum benar-benar terjadi. Yang kita duga dikira mau di marahin atau apalah eh ternyata kita justru diberi ilmu baru. He.. he… maaf ya Pak Ali kemaren uda positif  thinking dulu, dikira kitanya mau di marahi karena belum menyelesaikan tugas semua. Padahal marahnya Pak Ali itu adalah motivasi yang baik untuk masa depan kita  lho. Terima kasih banyak Pak Ali atas ilmu dan motivasi yang telah diberikan.



Rabu, 08 April 2015

Asyiknya Magang di Puspadanta Minggu ke- 2

Editing yang Ku Tunggu – Tunggu


Gambar 2.1 Edit Cover DVD 

Satu minggu sudah aku prakerin di Puspadanta. Akhirnya sampai pada materi editing. Hari Senin, 9 Maret 2015 aku diberi tugas edit cover dan label DVD dengan tema hewan. Aku mengambil hewan panda yang imut dan lucu. Karena pemberian tugas hari Senin sore, malam selasa aku browsing gambar panda. Keesokan harinya aku tinggal edit setelah selesai take shoot video.

Aku langsung edit cover dan label di komputer no dua dari barat. Aku design layout dan permaduan warnanya. Nah setelah selesai design dikertas, langsung aku terapkan di komputer. Yah hasilnya sudah lumayan sih tapi belum begitu memuaskan. Setelah selesai design, gantian aku membelajari teman-teman sampai sore hari. Aku sudah tenang karena cuma tinggal membuat label DVDnya. 
Ketika aku sudah di rumah file editing  tidak bisa dibuka. Yah mau gimana lagi harus mengulang dari awal, karena keesokan harinya harus dikumpul. Ku kerjakan dengan fokus. Sampai pukul 23.00 WIB akhirnya selesai juga.
Nah hari Rabu pun tiba, saatnya menilaikan cover dan label DVD. Sampai di Puspadanta teman-teman menyuruhku membantu membuat cover dan labelnya karena pada belum selesai. Wah beruntung aku udah menyelesaikan tugas ku dirumah jadi di Puspadanta aku bisa membantu teman-teman ku dan juga berbagi ilmu ku.
Pak Ali menawarkan siapa yang mau menilaikan. Aku langsung menampilkan editingku. Aku disuruh mengecilkan gambar panda pada label DVDnya. Aku langsung memperbaiki dan ternyata langsung di ACC. Wah senang sekali deh dan aku juga mendapatkan nilai A.
Sehari itu aku mengajari teman-teman ku mengedit. Sampai-sampai editing news ku belum aku sentuh sama sekali. Padahal harus dinilaikan hari kamis. Aku pun lembur tugas tugas editing ku ini, ya walaupun baru memilah-milah video yang tidak goyang dan angelnya bagus.
Gambar 2.2 Edit Video
Hari Kamis aku pagi-pagi langsung buat naskah dan langsung recording. Karena komputer dipakai semua, aku nekad tuh ngedit di laptop nah semua tinggal finishing. Yah lagi-lagi filenya tidak bisa dibuka. Dan aku masih disuruh bantu mengedit cover dan label teman-teman yang belum di ACC. Yah aku juga agak gugup karena tugasku sendiri juga belum selesai.
Akhirnya aku lembur lagi mengedit video dan ya namanya orang banyak dan komputer harus bergiliran jadinya ya tidak maksimal editannya. Videoku Cuma kurang wawancaranya. Aku selesaikan di hari Jumat tapi tidak selesai juga. Malam sabtu pun aku harus lembur dan harus selesai karena hari sabtu aku ikut liputan Mas Tyas. Alhamdulillah akhirnya tugas ku pun selesai dan tinggal menilaikan. Hari Sabtu setelah liputan, editingku langsung dinilai dan langsung di ACC. Yah lumayan dapat nilai B.

Itulah pengalaman editingku, dengan beribu rintangan akan menjadikan kita lebih berpengalaman. Apa lagi di bidang editing pasti akan menjadikan kita lebih mahir dalam mengedit.
\
Penulis
Asniyati Hanifah

Selasa, 07 April 2015

Asyiknya Magang di Puspadanta Minggu ke-1

Jerih Payahku Take Shoot 20 Angle


Gambar 1.2 Take Shoot 20 Angle
Kusambut hari kedua prakerin dengan penuh semangat. Sampai di Puspadanta terus pada berkumpul di ruang depan sambil canda tawa. Agenda hari kedua ini take shoot video 20 angle. Sebelum masuk materi 20 angle kami menyaksikan stand up komedi dari SMK Purwokerto dan Sragen. awalnya tidak menyangka ternyata mereka bisa tampil dengan bagus, padahal dilihat orangnya itu pendiam. Terus aku pun berfikir “Wah ternyata di Puspadanta benar-benar dilatih untuk berkarya, buktinya teman-teman dari Purwokerto dan sragen yang terlihat pendiam bisa perfome menampilkan karyanya dengan bagus. Berarti jika aku disini berlatih dengan sunggguh-sungguh aku juga bisa mengembangkan bakat-bakatku khususnya  dibidang pertelevisian.
Setelah Stand Up Comedy kami diberi materi take shoot 20 angle. Mulai dari teknik-teknik memegang handycam, syarat-syarat video yakni video tidak boleh goyang, minimal berdurasi 10 detik, angelnya bagus dan 20 angel ini terdiri dari medium, close up dan longshoot.
Setelah penyampaian materi semua pada yakin bisa mengambil video sesuai persyaratan. Nah langsung dibagi obyek-obyeknya supaya tidak ada obyek yang sama. Nah setelah terbagi obyeknya langsung praktik pengambilan video karena waktunya juga terbatas. Semua langsung bergiliran menuju obyek yang dipilih.
Aku bersama kelompokku langsung menuju tempat tujuan bersama-sama dan saling memberi masukan supaya hasilnya bagus. Semua sudah take shoot di cek di handycam hasilnya tidak begitu goyang. Nah kami lumayan tenang dan lega terus kembali ke Puspadanta karena hari juga sudah sore. Ternyta sesampainya di Puspadanta teman-teman dari SMK Negeri 1 Klaten masih banyak yang belum take shoot karena handycamnya battraynya cepat habis. Mereka pun jadi gugup setelah tahu kalau dari SMK ku sudah selesai semua. Dan deadline waktu yang ditentukan sudah hampir habis. Nah ternyata setelah lebih dari pukul 15.00 WIB kami diberi perpanjangan waktu satu hari lagi. Nah senang sekali rasanya dan besok jika masih ada yang goyang masih ada kesempatan untuk mengulang.
Hari berikutnya pagi-pagi SMK Negeri 1 Klaten sudah mengambil take shoot video. Karena anak-anak SMK ku sudah selesai mereka semua bersantai-santai di Puspadanta sambil bercanda tawa. Karena kami sudah tidak ada kegiatan kami disuruh menilaikan narasi dengan tema kerajinan, wisata dan kuliner kepada Bunda. Kami pun bergiliran menilaikan hasil karya masing-masing. Bagi yang naskahnya belum selesai dan belum benar kami disuruh merevisi. Nah saat giliranku aku masih ada rasa takut menilaikan karyaku. Tapi aku berusaha meyakinkan diriku. Alhamdulillah naskahku sudah bagus Cuma kurang pada bagian penutup. Aku pun bersegera untuk memperbaiki naskahku.
Nah pukul 14.00 WIB kami disuruh ke ruang atas untuk menilaikan perbaikan naskah kepada mbak Ruly. Dalam memperbaiki naskah kami juga dibimbing sama teman prakerin yang lebih dahulu di Puspadanta yakni Mbak Sri dan Mbak Okta. Kami dibimbing dengan serius. Nah yang sudah selesai langsung bisa menilaikan ke Mbak Ruly. Alhamdulillah naskahku yang berjudul “Sentra Pembuatan Wayang Kulit Desa Wukirsari” mendapat nilai B.
Setelah menilaikan narasi kami juga menilaikan hasil take shoot video. Yakin banget kalau hasil take shoot yang goyang Cuma sedikit. Eh eh ternyata setelah dikoreksi Cuma di ACC 1 video. Wow syok banget. Yah kesalahan take shoot video dikalikan dua kali, yah hutang 38 angel deh. Dan kalau besoknya masih salah dikalikan dua kali lagi. Waduh duh semangatku agak menurun.
Keesokan harinya aku dan teman-temanku berangkat lebih pagi supaya dapat menyelesaikan take shoot dan tidak dikalikan dua lagi. Eh eh ternyata battray kameranya cepat habis dan harus charger berulang kali. Sampai pukul 12.00 WIB baru dapat 3 orang. Wuish ada juga yang marah-marah kesal dan ada juga yang badmood. Kacau banget deh hari ini. Sampai pukul 16.00 WIB masih kurang 2 orang yang belum take shoot. Pada gugup semua deh. Alhamdulillah diberi perpanjangan waktu satu hari lagi.  
Hari berikutnya masih menyelesaikan take shoot. Karena aku sudah selesai take shoot 38 angel terus aku dikoreksi sama Mas Ikang. Eh eh ternyata masih kurang 17 angel. Hari itu juga aku langsung ngambil video untuk membayar kekuranganku. Karena itu hari Jumat jadi ya ada waktu untuk bergantian. Nah ketika yang cowok sholat jumat, aku bertiga bersama Tuti dan Farida take shoot video lagi. Kemudian setelah jumatan gantian yang cowok yang take shoot video.  Nah hasil take shoot ku langsung aku nilaikan ke Mbak Sri, nah ternyata cuma kurang 8 shoot. Aku un memutuskan untuk take shoot di hari berikutnya karena juga sudah capek.
Nah pada hari Sabtu ini aku dan teman-teman berniat untuk menyelesaikan take shoot video supaya hari minggu bisa libur karena di SMK ada acara pengajian. Sampai sore itu semua bergantian menyelesaikan kekurangan  take shoot  video. Mungkin karena capek ada juga yang kebawa emosi. Karen ahari itu juga hujan ada yang menyelesaikan take shoot video di Puspadanta.
Hari Sabtu ini teman-teman dari klaten juga pulang ke rumahnya masing-masing. Farida, Tuti dan Andrey mengantar sampai terminal Giwangan. Hari itu hujan sangat lebat mereka bertiga basah kuyup padahal take shoot videonya juga belum selesai. Alhamdulillah aku nilaikan ke Mbak Sri videoku sudah lulus. Aku pun tetap menunggu Farida da Tuti untuk menyelesaikan tugasnya sekalian menunggu hujan reda. Nah akhirnya mereka juga sudah lulus. Aku bertiga nekad pulang hujan-hujanan karena hujan juga tidak ujung reda.
Kemudian hari, di hari Senin  sudah tenang-tenang karena video sudah lulus. Eh ternyata dikoreksi lagi sama mas Tyas dan Mas Ikang. Haduh lagi-lagi aku kurang 18 angel shoot. Hari itu berniat pokoknya hari itu bisa lulus. Aku langsung bergantian take shoot video. Hampir pukul 15.00 WIB take shoot video ku dikoreksi sama Mas Ikang yah lumayan Cuma kurang lima angel.
Pukul 15.00 WIB kami disuruh berkumpul di ruang atas karena ada materi dari Pak Ali. Kami pun bersegera ke ruang atas. Disini kami ditanya bagaimana hasil take shootnya, apa sudah lulus semua apa belum. Kalau yang belum selesai tugas take shoot video kekurangannya dikalikan dua. Dan yang sudah lulus langsung bisa melanjutkan tugas editing video. Waduh aku mulai gugup lagi, karena aku Cuma kurang 5 angel. Disamping tugas tambahan editing video juga diberi tugas edit label dan cover DVD yang harus dikumpulkan hari rabu. Bagi yang hari rabu tidak lulus edit label dan cover DVD ditambahi tugas edit koran 12 halaman. Wuish pada gugup semua.
Hari berikutnya aku berangkat pagi lagi untuk melanjutkan take shoot dan langsung dikoreksi Mas Ikang. Akhirnya cuma kurang satu, ya sudahlah lumayan. Aku langsung take shoot video lagi dan akhirnya aku pun lulus. Senang banget akhirnya. Akhirnya berbagai rintangan dapat terselesaikan juga.

Senin, 06 April 2015

Asyiknya Magang di Puspadanta Minggu ke- 1

Pengalaman Pertamaku di Puspadanta


Gambar 1.1 Puspadanta
Perkenalkan nama ku Asniyati Hanifah dari SMK Negeri 1 Bantul. Senin 2 Maret 2015, inilah hari pertama aku prakerin di Puspadanta. Aku prakerin bersama 5 teman sekelasku, yakni Tuti, Farida, Andrey, Jeffta, dan Ibnu. Rasa sedih pun juga merasuk jiwaku, karena selama 2 bulan ke depan aku harus menyelesaikan prakerin dan harus berpisah dengan guru dan teman-teman SMK Negeri 1 Bantul. Namun kesedihan itu tidak berlarut lama karena di Puspadanta aku mendapat teman baru dari SMK Negeri 1 Klaten, yakni Rina, Laras, Erlin, Priska, Vina, Ima, Amel Putri, Riska, Asri, Rahma dan Diah. Walaupun belum begitu kenal mereka sudah bercanda tawa bersama-sama. Wuish orangnya ramah, lucu dan kece.
Pukul 08.00 WIB aku masuk ke ruang tengah Puspadanta, awalnya sih rasanya masih agak takut gitu. Memang ya kalu aku belum begitu kenal masih agak canggung mengajak ngobrol. Di ruang tengah Puspadanta ini kami saling canda tawa. Anak-anak dari SMK ku juga masih agak pada pendiam. Terus ada yang bilang gini “ Wah kok pada diam? Ceritanya jaga image ya” Terus  pada ketawa semua. Akhirnya anak-anak SMK ku juga ikut beradaptasi dengan mereka. Dan tak terasa juga ikut terlarut dalam canda tawa.
Setelah beberapa menit bercanda tawa, bunda pun datang. Kemudian gantian ngobrol sama bunda. Ya ngobrolin tentang kegiatankegiatan di Puspadanta, registrasi dan peentuan penggunaan seragam. Itupun ngobrolnya juga sambil canda tawa. Jadinya seru banget.
Pukul 09.00 WIB kami disuruh berkumpul di ruang atas. Di tempat inilah aku berkenalan dengan pemilik PH Puspadanta, beliau bernama Ali Masrum. Disini dijelaskan lebih detail tentang Puspadanta. Dan ketika tahu kalau di Puspadanta ini anak-anak Prakerin akan lebih dilatih beberapa keahlian tentang produksi televisi wuish inilah bisa menambah semangatku untuk mencapai impianku yaitu menjadi scriptwriter , editor film dan sutradara. Disini kami diberi kesempatan untuk memperkenalkan diri satu persatu yang mencakup tentang nama, asal sekolah, impian dimasa depan dan impian di Puspadanta. Perkenala ini pun juga tak luput dengan canda tawa.
Setelah semua sudah memperkenalkan diri kami langsung masuk materi pembuatan naskah berita. Kami diberi tugas untuk membuat naskah berita dengan tema event di sekolah. Aku pun mngambil judul “ Lomba Hadroh Tingkat SMP, SMA/SMK se-Kabupaten Bantul”. Kami diberi waktu penulisan dari pukul 10.00 WIB sampai pukul 12.00WIB. kami pun menuiskan ide masing-masing dengan penuh antusias. Tadi yang awalnya masih bercanda tawa menjadi senyap sunyi terlarut dalam kefokusan.
Jam dinding sudah menunjukkan  pukul 12.00 WIB, kami pun diberi waktu untuk beristirahat. Semua keuar ruangan untuk makan siang dan sholat dzuhur. Aku bersama kelima temanku mencari masjid dan membeli minuman es kelamud di selatan lapangan Jejeran sambal menikmati desiran angina yang sejuk dan juga sambal bercanda tawa.
Tak terasa sudah pukul 12.50 WIB kami kembali ke Puspadanta. Di ruang depan lagi-lagi kami bercanda tawa sambilmenunggu teman yang belum masuk. Dan setelah semua berkumpul kami segera naik ke ruang atas untuk melanjutkan materi.
Materi kali ini disampaikan oleh Mabak Ruly, yaitu mempelajari vocal yang digunakan untuk siaran. Diantaranya suara senyum atau smiling voice, suara perut, suara tengah, suara ujung, dan suara raksasa. Kami diberi satu kalimat untuk dipraktekkan menggunakan 4 tipe suara tersebut. Pada materi ini semua tak luput dari ketawa karena suaranya lucu-lucu dan masih pada salah-salah gitu. Kami pun disuruh mengulang beberapa kali sampai kita bisa.
Setelah mempelajari olah vocal kami mempresentasikan naskah yang sudah ditulis. Semua maju satu persatu. Yang masih ada kesalahan-kesalahan diberi masukan sama mbak Ruly. Nah giliran aku maju, entah kenapa rasanya agak minder. Padahal disekolah sudah biasa maju di depan kelas. Ku bacakan naskah beritaku. Alhamdulillah kata Mbak Ruly bertianya sudah  bagus. Wah inilah yang menjadi penambah semangat agar aku lebih giat menulis.

Inilah beberapa pengalamanku yang pertama di Puspadamta. Baru hari pertama saja sudah menerima ilmu yang lumayan banyak. Senangnya bisa mendapat ilmu baru dengan penuh kebersamaan dan canda tawa. Ilmu yang kudapat ini juga melatih diriku untuk lebih percaya diri dalam dalam menampilkan sebuah karya.